Kamis, 09 Agustus 2012

SISTEM PENGEMBANGAN PENDIDIKAN JASMANI DAN OLAHRAGA

Oleh:
Abidin


A.   Pendahuluan
Masyarakat yang maju kaya dan makmur, dengan kenyamanan dan kemudahan yang didukung oleh mesin atau alat-alat otomatis, telah mengalami derita yang diakibatkan oleh kemajuan tersebut. Kini ancaman yang dihadapi mereka adalah penyakit yang diakibatkan kurangnya gerak. Sebagai akibatnya, yaitu penyakit degeratif, seperti penyakit  jantung koroner,  tekanan darah tinggi dan lain-lainnya yang meningkat  sehingga berpengaruh terhadap mutu kehidupan mereka.
Tahukah bahwa di belanda, biaya perawatan kesehatan meningkat 2,5 persen,  di kanada 6 persen,  dan di Amerika mencapai 8 persen. Hal ini diakibatkan warga masyarakat kurang melakukan aktivitas jasmani (Rusli Lutan, 2001: 16). Secara ekonomi keadaan tersebut dianggap sebagai ancaman yang merugikan. Karena selain bisa menurunkan  produktivitas kerja juga bisa meningkat biaya perawatan kesehatan. Di Indonesia sendiri keadaan tersebut juga telah berkembang dalam jangkauan yang luas.  Kadaan itu terjadi terutama di kota-kota  bahkan kini sudah sampai  ke desa-desa.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Web Hosting